Say No to Repot Bagi Ibu Bekerja Walau Tanpa Bantuan Asisten Rumah Tangga!

 

 

Generasi Millenial dikenal sebagai generasi yang aktif dan kreatif. Sayang, aktivitas kantoran yang begitu padat telah membuat banyak wanita karier berada dalam dilema besar, meninggalkan karier demi fokus pada keluarga, atau tetap berkarier dengan risiko tambah pengeluaran untuk menyewa asisten rumah tangga.

Nah buat Anda yang sedang berada di tengah dilema tersebut, sebenarnya keduanya bisa berjalan berdampingan kok, bahkan tanpa harus menyewa asisten rumah tangga. Begini caranya!

 

Gunakan Jadwal Baku

Anda wajib memiliki jadwal baku yang harus dilakukan selama weekday, dari mulai bangun lebih pagi untuk beres-beres rumah, menyiapkan sarapan, menyiapkan bekal sekolah anak, melakukan persiapan sebelum ngantor, hingga mengantar anak pergi sekolah.

Dengan jadwal dan target yang jelas, Anda bisa menentukan tingkat prioritas mana yang harus pertama dikerjakan, dan mana yang bisa ditunda. Tapi ingat, Anda harus disiplin dengan jadwal baku tersebut.

 

Kerjasama Dengan Pasangan

Pekerjaan rumah jangan hanya dibebankan kepada satu orang, Anda bisa meminta pasangan untuk turut serta dalam pekerjaan rumah tangga, misalnya ikut mencuci piring, membagi tugas membangunkan anak, dan menyiapkan mereka pergi sekolah dan aktivitas lainnya.

Dengan kerjasama yang baik dengan pasangan, sudah pasti tugas Anda di rumah akan lebih ringan, pekerjaan di kantor tidak tertinggal dan rumah tetap terpelihara dengan baik.

 

Gunakan Perlengkapan Yang Memudahkan

Saat ini sudah banyak perangkat berteknologi tinggi yang bisa membuat kita makin mudah mengelola rumah, tanpa buang-buang waktu. Misalnya untuk mencuci dengan mesin cuci Electrolux, merupakan solusi praktis menjaga pakaian tetap bersih dan terawat.

Jangan khawatir, mencuci dengan mesin cuci Electrolux pun bisa menghemat pengeluaran keluarga, ketimbang mencuci pakaian dengan menggunakan jasa laundry. Tidak percaya? Yuk kita hitung bersama.

Perlu diketahui, jumlah anggota keluarga di Indonesia rata-rata sebanyak 4 orang. 1 orang anggota keluarga menghasilkan pakaian kotor sebanyak 7 kg per minggu, atau 28 kg cucian per minggu untuk satu keluarga.

Terlihat berat? Tentu saja tidak, dengan menggunakan mesin cuci Electrolux Quartz UltraEco berkapasitas 8 kg, Anda hanya perlu meluangkan waktu 2 hari untuk melakukan pencucian, di hari Sabtu dan Minggu.

Di hari Sabtu, Anda bisa fokus mencuci pakaian pasangan dan Anda sendiri (14 kg dibagi 2 kali pencucian), sedangkan di hari Minggu bisa fokus mencuci pakaian anak-anak.

Untuk durasi pencuciannya sendiri, rata-rata dalam satu kali proses mencuci hanya membutuhkan waktu -60-90 menit saja. Itu artinya, hanya 4 jam per minggu untuk mencuci 28 kg. Ingin lebih cepat? Anda bisa menggunakan fitur Quick Wash yang hanya butuh waktu pencucian 18 menit saja.

 

Bagaimana dengan biayanya?

Mari kita hitung biaya per bulannya. Untuk mencuci pakaian seluruh anggota keluarga, Anda akan melakukan sebanyak 16 kali/bulan (estimasi 4 kali mencuci per minggu). Sedangkan harga mesin cuci Electrolux Quartz UltraEco di pasaran hanya Rp. 6.799.000 dengan life span 7 tahun (84 bulan). Jadi dalam satu bulan, Anda hanya butuh biaya mencuci sebesar Rp. 80 Ribuan per bulan.

Mari kita bandingkan dengan mencuci di jasa laundry. Di kota-kota besar, rata-rata harga jasa laundry sebesar Rp. 7.000 per kg. Dalam satu bulan, Anda harus mencuci sebanyak 112 kg (28 kg cucian per minggu x 4). Jadi, total biaya yang perlu dikeluarkan adalah Rp. 784.000 per bulan.

Bagaimana,?  Saatnya Anda beralih untuk mencuci sendiri.  Lebih hemat, lebih bersih!

Saksikan video penjelasan di bawah ini:

 

 

Beli

Beli Di Toko